Aku Pemimpin yang Toleran

Share:

Dalam keberagaman ada keindahan dan ada kekuatan."  Kalimat yang disampaikan oleh Maya Angelou, seorang penulis puisi Afrika-Amerika tersebut adalah suatu yang benar adanya. 

Apakah kita bisa membayangkan keindahan dari suatu bangsa yang bernama Indonesia? Ada 1340 suku bangsa dengan masing-masing budayanya. Ada 6 jenis agama. Ada 17.000 pulau dengan keanekaragaman dan keberagamannya. Woww… what a beautiful country!!

Gereja Katolik Sakramen Maha Kudus

Namun, dengan begitu banyak perbedaan apakah mungkin bisa bersatu? Apakah mungkin ada kekuatan dalam keberagaman seperti yang disampaikan Maya Angelou di atas? Keberagaman bisa menjadi kekuatan bila seluruh masyarakatnya bersatu dan saling menghargai serta menghormati. Hal sebaliknya bisa terjadi bila masyarakat saling mengejek, bermusuhan, ingin menang sendiri dan ingin dihormati.  

Pura Segara

Salah satu cara untuk bisa menumbuhkan rasa menghormati dan menghargai adalah mengenal dan mengerti segala keunikan yang dimiliki oleh orang lain. Tak kenal maka tak sayang, mungkin ungkapan ini sesuai untuk menggambarkannya. Bila sudah mengenal budaya atau golongan lain, diharapkan muncul rasa sayang dan saling menghargai di antara masyarakat. 

Vihara Eka Dharma Loka 

Berkaitan dengan hal di atas, SD Santa Maria Sidoarjo juga berusaha mencapai tujuan tersebut dengan mengajak siswa-siswi melakukan kunjungan ke suatu tempat. Hari Kamis tanggal 30 Maret 2023 yang lalu siswa-siswi kelas 3 mengadakan kunjunngan, tidak hanya ke satu tempat, melainkan enam tempat ibadah di kota Surabaya. Tempat-tempat ibadah tersebut yaitu Masjid Al Akbar, Gereja Katolik Sakramen Maha Kudus, Gereja Kristen Indonesia Diponegoro, Kelenteng Sanggar Agung, Vihara Eka Dharma Loka, dan Pura Segara. 

Gereja Kristen Indonesia Jalan Diponegoro 

Kegiatan kunjungan yang diberi judul Out Door Learning / ODL tersebut menjadi salah satu bagian yang mendukung kegiatan pembelajaran atau suatu proyek yang dilakukan siswa di kelas. Kegiatan ini  dirancang terintegrasi dalam pembelajaran berbasis proyek. Proyek ini mengintegrasikan mata pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, dan Matematika, serta penanaman karakter seorang pemimpin yang berintegritas. Hasil akhir dari proyek yang akan dilakukan siswa kelas 3 adalah mempresentasikan salah satu tempat ibadah menggunakan media kolase. 

Kelenteng Sanggar Agung

Dengan pengalaman yang mereka dapat saat berinteraksi dengan pemuka agama di masing-masing tempat ibadah dan mengamati langsung bentuk serta simbol di rumah-rumah ibadah tersebut, maka peserta didik akan bertambah dalam pengetahuan akan keberagaman agama di sekitar mereka dan menumbuhkan rasa toleransi dan menerima/menghargai dalam diri mereka masing-masing. (red, Michelle (4), Venta (4), Gio (4)). 

 

Sumber diambil dari laman: https://sd-sda.sanmarosu-jatim.sch.id/news/show/aku-pemimpin-yang-toleran

Dirilis pada tanggal 21 April 2023