
Surabaya, Kampus Ursulin — Semarak penuh antusiasme dan ketegangan mewarnai hari keenam pelaksanaan Sanmar Cup #9 yang ditutup dengan closing ceremony pada Sabtu, 14 Februari 2026. Rangkaian kegiatan yang digelar di Aula TK dan Aula Lantai 4 Kampus Santa Maria Surabaya ini menarik perhatian banyak pengunjung, mulai dari siswa-siswi berbagai sekolah hingga masyarakat umum.

Pada hari puncak tersebut, pengunjung disuguhi final lomba tari kreasi jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD), serta partai final kompetisi Mobile Legends. Ajang yang diselenggarakan dua tahun sekali ini bertujuan mempererat persaudaraan antarsiswa sekaligus meningkatkan minat dan kemampuan peserta sesuai bidang yang mereka tekuni.


Di Aula TK, lomba tari kreasi diikuti oleh lima sekolah jenjang TK dan tujuh sekolah jenjang SD. Setiap tim menampilkan performa terbaiknya demi meraih juara di tingkat masing-masing. Kekompakan, kreativitas koreografi, serta ekspresi ceria para peserta berhasil memukau penonton hingga akhir pertunjukan yang berlangsung sampai pukul 10.00 WIB.







Sementara itu, suasana menegangkan terasa di Aula Lantai 4 saat final Mobile Legends mempertemukan Tim 2 dari SMA Santa Maria Surabaya melawan SMA Kristen Petra 3 Surabaya. Pertandingan berlangsung sengit dengan strategi dan permainan yang seimbang. Kehadiran caster semakin memeriahkan suasana pertandingan. Pada akhirnya, gim dimenangkan oleh kubu SMA Santa Maria Surabaya sebagai juara.


Acara penutupan dimulai pukul 13.30 WIB dengan penayangan video kilas balik Sanmar Cup tahun 2026, dilanjutkan tarian pengantar piala serta pembukaan oleh MC, Dishine Givel Lee dan Yordan Trinugroho dari SMA Santa Maria Surabaya.



Pada sesi penghargaan Lomba Tari Kreasi jenjang TK, diperoleh hasil sebagai berikut:

Adapun pemenang Lomba Tari Kreasi jenjang SD:

Acara kemudian dimeriahkan dengan penampilan gymnastics oleh Valentin Maria Aditiya Nata, siswa kelas VI SD Santa Maria Surabaya, yang memukau penonton melalui gerakan energik dan presisi.

Sesi penghargaan Mobile Legends menetapkan:

Penampilan Wushu dari Hieronimus Carmello Pio (kelas 5 SD Santa Maria Surabaya) dan Benediktus Wisanggeni Alvaro Kenzie (siswa kelas 7A SMP Santa Maria Surabaya) turut menambah semarak acara.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada para wasit yang telah memimpin pertandingan futsal secara profesional dan adil. Penampilan Guzheng yang apik oleh Michelle Widargo dari kelas 7E SMP Santa Maria Surabaya turut memperkaya suasana dengan alunan musik yang memikat.


Pada kategori Futsal SD, hasil yang diperoleh adalah:

Acara dilanjutkan dengan penampilan band dari SMA Santa Maria Surabaya yang membawakan lagu “Karena Kamu”.
Untuk kategori Futsal SMP, diperoleh hasil:

Penampilan modern dance oleh Santa Maria Senior High School Dance Crew (SMDC) dengan koreografi yang kompak dan energik kembali menyemarakkan suasana.

Selanjutnya, kategori Futsal SMA menetapkan:

Acara ditutup dengan penampilan band SMP Santa Maria Surabaya yang mempersembahkan lagu “Terbuang Dalam Waktu”, sebelum MC secara resmi menutup rangkaian acara Sanmar Cup tahun ini.
Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi peserta maupun panitia. Para peserta tidak hanya mengembangkan keterampilan di bidang yang mereka minati, tetapi juga memperluas relasi dengan siswa dari sekolah lain. Panitia pun memperoleh pengalaman berharga dalam pengelolaan acara berskala besar.
Meskipun masih terdapat beberapa kekurangan, seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan dinikmati oleh seluruh partisipan. Diharapkan Sanmar Cup dua tahun mendatang dapat menghadirkan lebih banyak peserta serta semakin berkembang menjadi ajang yang bergengsi dan berkualitas.
Penulis: Benedikto Gigih Putra Ranira - Panitia Siswa Sanmar Cup #9 2026