Menghidupi Cinta Abadi: Pesta Emas Pengabdian Sr. Ferdinanda Ngao, OSU

Share:

Surabaya, Kampus Ursulin – Sanmaris, suasana penuh khidmat dan syukur menyelimuti Kapel Biara Ursulin Santa Angela, Jalan Raya Darmo 49, Surabaya, pada Sabtu, 25 April 2026. Keluarga besar Ordo Santa Ursula (OSU) bersama para undangan berkumpul dalam perayaan Pesta Emas 50 Tahun Hidup Membiara Sr. Ferdinanda Ngao, OSU. Perayaan Ekaristi syukur ini mengusung tema mendalam: "Dengan Cinta Abadi Aku Mencintai Engkau." Misa dipimpin oleh Pater Yosef Due, SVD, dan dihadiri oleh para suster Ursulin, keluarga dari Flores, rekan misi, serta para sahabat.

Dalam homilinya, Pater Yosef menegaskan bahwa setiap panggilan merupakan anugerah yang memampukan seseorang melampaui keterbatasan dirinya. “Yesus memilih para murid bukan karena mereka sudah hebat, melainkan karena mereka dihebatkan oleh kuasa-Nya. Demikian pula kita, jangan pernah merendahkan panggilan Tuhan dalam diri kita, sebab Tuhan sendiri yang akan menyertai dan menguatkan langkah kita,” pesan Pater Yosef.

Lebih lanjut, Pater Yosef menyoroti bagaimana nilai-nilai pengabdian telah tertanam kuat dalam diri Sr. Ferdinanda, yang terinspirasi dari sosok ayahnya di Ngada, Flores. Sang ayah dikenal mendedikasikan hidupnya untuk memberantas buta aksara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat—sebuah teladan yang turut membentuk semangat pelayanan Suster Ferdinanda.

Di tengah kondisi kesehatan yang sedang dihadapi Suster Ferdinanda, makna kesetiaan justru semakin terasa mendalam. Dalam sambutannya, Sr. Engelin Tena, OSU, menyampaikan refleksi yang menyentuh mengenai fase kehidupan yang kini dijalani oleh yubilaris.

“Ketabahan dan kesetiaan bukan lagi soal apa yang bisa kita lakukan, melainkan keteguhan hati ketika kita tidak lagi mampu melakukan banyak hal. Melayani Tuhan kini bukan dengan kaki dan tangan yang berlari, melainkan dengan mencintai-Nya dalam cara yang baru: melalui kerapuhan fisik dan keterbatasan, dengan memeluk salib bersama Mempelai-Nya,” tutur Suster Engelin.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada komunitas Suster Ursulin Santa Maria Surabaya yang telah merawat Suster Ferdinanda dengan penuh kasih sejak September 2025, serta kepada para dokter dan tenaga medis yang terus memberikan pendampingan terbaik.

Perayaan ditutup dengan persembahan lagu-lagu dari Lokatua Choir yang menghadirkan kehangatan khas Flores di tengah suasana kapel di Surabaya.

Selamat merayakan Pesta Emas, Suster Ferdinanda Ngao, OSU. Semoga kesetiaan yang telah dihidupi menjadi inspirasi bagi kita semua untuk tetap setia melayani dalam segala situasi.

Soli Deo Gloria.

https://www.youtube.com/live/cbqQscDdX-8?si=UDwRtgja2muXqgwo (Video Youtube)

 

Penulis: Bernardus Khrisma Wibisono (Humas Yayasan Paratha Bhakti)