
Surabaya, Kampus Ursulin – Sanmaris, Dalam rangka merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-75, SMA Santa Maria Surabaya menyelenggarakan acara besar Pameran Pendidikan yang meriah pada hari Sabtu, 22 Agustus 2026. Mengusung tema prestisius "Dream Big, Live Green: Exploring Global Education for a Sustainable Future", acara ini berlangsung sukses dari pukul 07.30 hingga 15.00 WIB. Menjawab antusiasme yang tinggi, pameran tahun ini menghadirkan konsep yang berbeda, yakni beralih dari area dalam sekolah ke skala yang lebih besar di Lapangan Tumapel Santa Maria Surabaya.

Acara pembukaan pada pagi hari berlangsung dengan sangat khidmat namun spektakuler. Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Serviam, yang dipimpin langsung oleh Ananda Rizky Tarigan. Puncak seremoni pembukaan ditandai dengan prosesi “Estafet 75 Tahun”, sebuah perlambang estafet nilai dan karya pendidikan dari generasi ke generasi. Suasana semakin meriah saat dilanjutkan dengan penampilan memukau berupa kolaborasi musik dan tari bertajuk "Tanah Harapan".

Pameran ini secara resmi dibuka dengan prosesi pemukulan gendang secara bersama-sama oleh Ketua II Yayasan Paratha Bhakti, Kepala Satuan Pendidikan SMA Santa Maria Surabaya, dan Ketua Pameran Pendidikan 2026. Acara peresmian ini juga diisi oleh sambutan-sambutan hangat, termasuk sambutan dari Kepala SMA serta dari perwakilan institusi luar, yakni dr. Y. Adhimas Setyo Wicaksono, M.Kes., dari Universitas Surabaya (UBAYA).


Selaku ketua acara, Brigita Klara Krisdina Mamuaya, M.Si., yang akrab disapa Gita, menjelaskan landasan filosofis tema acara ini “Dream Big, Live Green” yang sangat erat kaitannya dengan penghayatan sekolah terhadap ensiklik Laudato Si dari mendiang Paus Fransiskus. “Acara ini adalah ruang bagi murid-murid untuk mengetahui lebih lanjut arah tujuan mereka setelah lulus, dengan mendatangkan instansi dari dalam dan luar negeri, supaya mereka memiliki wawasan yang luas," tutur Gita.

Bagi SMA Santa Maria Surabaya, pendidikan bukan sekadar tentang seberapa tinggi capaian akademik siswa. Lebih dari itu, pendidikan diarahkan untuk membentuk pribadi yang terus bertumbuh, memiliki semangat belajar sepanjang hayat, serta mampu menghadirkan kepedulian bagi lingkungan dan sesama. Hal ini disampaikan jelas oleh Kepala Satuan Pendidikan SMA Santa Maria Surabaya, Marselina Lilies Dwiyulianita, S.Pd., dalam sambutannya.


“Visi kami adalah membentuk generasi yang memiliki semangat belajar sepanjang hayat, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Live Green menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkan kepedulian dan kecintaan peserta didik terhadap lingkungan alam serta sesama.” jelas Lilies.





Tidak main-main, pameran ini berhasil menghadirkan 32 instansi pendidikan ternama, yang tidak hanya berasal dari wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat, namun juga mencakup perguruan tinggi dari luar negeri, seperti dari Hongkong.








Untuk melengkapi kemeriahan, acara ini juga menyediakan berbagai fasilitas yang nyaman bagi para pengunjung, di antaranya deretan stan bazar makanan dan minuman, serta panggung hiburan yang terus menyemarakkan suasana. Sebelum acara puncak hari ini, instansi-instansi pendidikan yang hadir telah berpartisipasi untuk melakukan presentasi secara langsung bagi para peserta didik kelas XII SMA Santa Maria Surabaya.



Melalui penyelenggaraan acara ini, SMA Santa Maria Surabaya berharap dapat terus mencetak generasi penerus yang cemerlang. “Impian terbesar kami adalah melahirkan alumni-alumni yang memiliki tujuan hidup yang jelas menuju jenjang lebih tinggi, berkarir di masa depan, dan tentunya mampu memberikan dampak yang baik bagi masyarakat luas,” pungkas Gita menutup sesi wawancara.




Penulis: Bernardus Khrisma Wibisono, Panitia Pameran Pendidikan 2026