Surabaya, Kampus Ursulin – Sanmaris, Sanmar Cup kembali digelar dan menandai penyelenggaraan yang ke-9 kalinya sejak pertama kali diadakan. Sanmar Cup #9 berlangsung mulai Senin, 9 Februari hingga Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan ini dibuka melalui opening ceremony yang dihadiri oleh para peserta lomba futsal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA.

Pembukaan Sanmar Cup #9 ditandai dengan tendangan simbolis bola futsal ke gawang oleh Suster Noorwindhi Kartika Dewi, OSU, yang akrab disapa Suster Windhi. “Sanmar Cup bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi ruang pembelajaran nilai-nilai kehidupan. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk belajar sportif, menghargai lawan, bekerja sama, dan membangun persaudaraan. Saya berharap Sanmar Cup IX menjadi sarana bagi generasi muda untuk bertumbuh tidak hanya dalam prestasi, tetapi juga dalam karakter,” ujar Suster Windhi.

Selain itu, para peserta juga mengucapkan janji peserta sebagai bentuk komitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan persaudaraan.


Acara pembukaan semakin semarak dengan penampilan tari dari siswa-siswi SD Santa Maria Surabaya dan SMP Santa Maria Surabaya. Dalam semangat Insieme, unit SMP dan SMA juga berkolaborasi menampilkan tari dan perkusi yang memukau para hadirin.



Usai pembukaan, pertandingan futsal dan e-sport Mobile Legends pun resmi dimulai. Para penonton tampak antusias memadati area Lapangan Tumapel untuk menyaksikan pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh semangat.


Panitia turut menyediakan berbagai fasilitas penunjang, seperti photo booth sebagai sarana dokumentasi, bazar makanan dan minuman dengan harga terjangkau, serta sejumlah stan yang menjual mainan dan menampilkan pameran mobil. Demi menjaga kenyamanan dan kesehatan peserta, panitia juga membuka posko kesehatan bagi peserta yang mengalami sakit maupun cedera.

Menariknya, kegiatan yang meriah ini juga melibatkan siswa-siswi kelas X SMA Santa Maria Surabaya yang mendapat tugas jurnalistik untuk mewawancarai panitia dan peserta. Hal ini menunjukkan bahwa Sanmar Cup tidak hanya menanamkan nilai sportivitas, persaudaraan, totalitas, dan integritas, tetapi juga menjadi wadah pengembangan potensi dan talenta siswa melalui cabang futsal, tari kreasi, dan e-sport.

Panitia menegaskan bahwa dalam setiap pertandingan, kalah dan menang merupakan hal yang wajar. Namun, Sanmar Cup selalu mengingatkan bahwa persaingan di lapangan harus diakhiri dengan persahabatan dan persaudaraan.
Penulis: Skolastika Zefanya, Panitia Siswa SMP Sanmar Cup #9 2026